My Little Diary
Part 1: Life Journey
Kulewati hari bagaikan daun yang beterbangan karena angin di musim gugur, menelusuri setiap sisi perjalanannya. Tak pernah merasa lelah. Apabila ia berhenti, pastilah karena angin tak mau meniupnya lagi. Jika hal itu terjadi, apa yang akan dilakukannya? Diam, tak bisa apa-apa. Ia mematung disisi jalan yang ia sendiri pun tidak tau dimana ia berada. Pasrah akan nasibnya, ia pun tak kunjung pergi dari tempat ia berada, hanya bergantung pada angin yang akan membawanya pergi dari tempat tersebut. Apa yang dirasakannya saat angi meninggalkannya, tak mau lagi meniupnya? Kecewa, sedih, marah, menyesal? Atau senang, bahagia, tentram, dan sejahtera? Hanya daun tersebut dan Sang Pencipta lah yang tahu. Apa yang akan terjadi padanya lah yang akan menentukannya. Jika pada akhirnya daun tersebut mengalami perubahan warna, yang semula berwarna hijau kini berubah menjadi coklat bahkan sampai hitam, atau perubahan bentuk dari yang sempurna kini hanya tulang daun saja yang tertinggal. Apakah si daun merasa senang dan bahagia? Tidak. Akan tetapi, jika si daun berubah menjadi sangat cantik, yang semula hanya berupa daun kini berubah menjadi sebuah pohon yang tidak hanya memiliki daun tetapi juga batang, akar, ranting, bahkan bunga dan buah. Alangkah bahagianya daun tersebut. Apakah hal itu bisa terjadI? Keajaiban. Jika hal itu terjadi. itu adalah suatu keajaiban yang luar biasa yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa kepadanya. Akankah aku bernasib seperti daun yang menjadi coklat atau berubah menjadi pohon yang sangat indah? Ya Allah, bimbinglah hamba-Mu ini kejalan yang benar dan berilah kami kemudahan dalam menjalani hidup ini serta berilah hamba-Mu ini kekuatan untuk menghadapi cobaan-Mu serta sabarkanlah hatiku dalam menghadapi ujian-Mu itu...
Amiiinn....